Tampilkan postingan dengan label Fotografi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fotografi. Tampilkan semua postingan

Senin, 04 Januari 2010

Fotografer Muda : Jerry Aurum

Kenalilah dia lebih dekat. Ya dialah fotografer muda Indonesia penuh talenta. Lulusan dari ITB jurusan DKV ini mempunyai cara jitu hingga membuat dia sebagai fotografer muda Indonesai yang memiliki kekhasan diri. Yaitu femalography. Bukan hanya Femalography saja namun dirinya juga menangani produk-produk komersial desain. Hingga kini Jerry Aurum memiliki studio foto, design company, serta selalu melakukan eksibisi serta meluncurkan karya-karya terbarunya. Karya terbarunya adalah buku fotografi para artis yang murni mengkiaskan apa yang mereka lakukan di ruangan kamar mereka.
Jerry Aurum mengenal kamera saat dia berumur 5 tahun. dari kamera ssang ibu, Jerry kecil mulai membidikkan kameranya ke obyaek-obyek. Hingga suatu hari ia memutuskan untuk berkuliah di ITB jurusan DKV.
Begini ceritanya. Karena pada waktu itu tidak punya duit untuk mempromosikan portofolionya secara khusus, Jerry menawari temannya yang mengelola toko oleh-oleh kampus untuk bekerja sama menjual kalender meja yang dimasukkan dalam kotak floppy disk. Isi kalender tersebut adalah 13 foto hasil karya terbaiknya pada waktu itu. Yang menarik, untuk biaya produksinya, mulai dari pemindaian foto pakai drum scanner, separasi warna, hingga percetakan, bisa dibilang ia tidak mengeluarkan duit. Rahasianya? Ini dia nih!

Karena proyek tersebut atas nama toko oleh-oleh kampus, Jerry punya ide ’super brilian’. Kepada semua vendor, ia minta ‘harga mahasiswa’ sehingga bisa dapat diskon gede bahkan ada yang menggratiskan biayanya. Padahal dari 500 eksemplar kalender yang dicetak, hanya 200 eksemplar yang dijual di toko oleh-oleh itu. Sisanya ia sebarkan ke berbagai perusahaan yang ada di Jakarta sebagai portofolionya, yang biaya pengiriman berasal dari keuntungan penjualan kalender tadi.

Usahanya tidak sia-sia. Dari 300 ‘proposal penawaran’ itu, ada beberapa respon yang masuk ke teleponnya. Salah satunya berasal dari sebuah perusahaan besar yang memberikan order pemotretan pabrik. Saking menariknya, gara-gara order itu Jerry langsung cabut dari pekerjaan kantoran yang baru dijalani 3 bulan. Dahsyat bukan?

Yang terpenting Jerry Aurum tetap rendah hati dan sempat saya juga berbincang-bincang lewat chat di FB ^^ thats so great Jerry.

Fotografi sebagai Sarana Mengurangi Tingkat Pengangguran

Dari tahun ke tahun lahan penghasilan di Indonesia semakin menciut. Dari usaha ladang, sawah, perbankan, apartemen, dan lain sebagainya yang kini kian bersaing ketat. Menimbulkan persaingan di SDM yang sangat ketat, sehingga banyak sekali kaum-kaum akademisi yang lulus dan lama menganggur ataupun menjadi pekerja serabutan atau sering disebut pengangguran tak kentara. Disini peran softskill ataupun peran kemandirian berwirausaha adalah salah satu acuannya. Anda bisa berusaha berdagang, menjadi public speaking, menjadi seorang konsultan...hehehehe^^
Lalu ada kah jalan lain mengurangi laju pengangguran di Indonesia? Ya salah satunya adalah dengan mengkomersialkan fotografi. Banyak orang bisa memotret, banyak kaum-kaum kademisi non studi fotografi jago membidikkan kamera. Lalu mereka mahir dan memperoleh beberapa side job di bangku perkuliahan. Tidak ada salahnya untuk mengkomersialkan hasil-hasil jepretan itu.
Yang belum punya kamera bagaimana??
Jangan khawatir...Fotografi tidak harus paki kamera DSLR, tetapi bisa memakai kamera analog, kamera pocket, ataupun lubang jarum. Untuk modal adlah yang terpenting nyali dan kemauan berjuang melawan arus jaman yang semakin menyempitkan ladang usaha di Indonesia.
Banyak fotografer handal negeri ini???
So?? Kenapa takut???Nyali jangan ciut. Fotografi banyak sekali kategorinya. Dimulai dari fotografi model, fotografi produk komersial, fotografi makro, fotografi periklanan, fotografi pra wedding, fotografi humor, yang kesemuanya adalah lahan basah bagi mereka yang tahu arah fotografi akan dibawa kemana dan memperoleh profit.

Sebagai contoh akan saya beri beberapa contoh fotografi :



















Fotografi komersial Pra Wedding















Fotografi Iklan



















Fotografi Digital














Fotografi Makro




















Fotografi Fashion















Fotografi Produk















Fotografi Jurnalistik

Lalu pilihlah sesuai dengan minat dan bakat anda serta segmentasi yang mungkin anda akan tuju di sekitar anda. Jangan pernah takut untuk mencoba. Dan selalu simpan foto-foto hasil jepretan anda sebagai portofolio yang mungkin akan anda serahkan atau iming-imingi kepada klien kita. Dan jangan lupa sering-sering mengupload foto anda di forum-forum fotografi online, karena akan banyak saran dan kritik yang datang kepada anda. Dan pada akhirnya akan membuat anda semakin tajam mengasah bidikan lensa anda.
Search